Portal Resmi Pemerintah Kota Tual

Sekretaris Bappeda Selaku Peserta PKA Kota Tual Lakukan Sosialisasi SIMANIS

BERITA TERKINI

Pemerintah Kota Tual

Sekretaris Bappeda Selaku Peserta PKA Kota Tual Lakukan Sosialisasi SIMANIS

Kamis, 01 Juli 2021 07.00 WIT | Red : Z.Rahawarin


TUALKOTA.GO.ID, TUAL__ Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Tual Subhan Labetubun,S.Hut.,M.Si selaku Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrasi Angkatan II Provinsi Maluku Tahun 2021 asal Kota Tual melakukan Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen penanggulangan Kemiskinan Kota Tual (SIMANIS) yang melibatkan beberapa OPD terkait lingkup Kota Tual di Kantor Bappeda Kota Tual Rabu (30/06/2021)

 

Menurut peserta PKA ini tujuan dan manfaat dari aplikasi SIMANIS agar daftar kemiskinan bisa dikelola dan mudah diakses oleh pengguna, program pengolahan kemiskinan tepat sasaran serta keterpaduan antara SKPD dan desa dalam peningkatan pemberdayaan dan infrastruktur.

 

“Tujuan dan Manfaat dari aplikasi ini ada tiga yakni yang pertama daftar kemiskinan kita bisa dikelola atau diupdate dan mudah diakses oleh pengguna terutama SKPD dan Desa, yang kedua program pengolahan kemiskinan baik pemberdayaan, infrastruktur, jaminan sosial, pendidikan dan kesehatan bisa merujuk ke data kemiskinan penduduk atau tepat sasaran, dan yang ketiga antar SKPD dan Desa ada keterpaduan dalam peningkatan pemberdayaan dan infrastrukur” ujarnya.

 

Lebih lanjut dia menjelaskan tentang manfaat dan tujuan dari aplikasi SIMANIS yakni adanya koordinasi yang baik antar SKPD sehingga masyarakat miskin yang memiliki dua pekerjaan yang berbeda tidak menerima pendobelan bantuan dari beberapa dinas.

 

 

“Masyarakat miskin bisa saja memiliki 2 pekerjaan contohnya kegiatan pemberdayaan di pertanian dan perikanan . jangan-jangan dengan tanpa adanya koordinasi yang baik antar  SKPD memberikan bantuan ke orang yang sama, dia bisa dapat dua bantuan oleh beberapa Dinas atau dobel dengan dana desa,” Kata Subhan.

 

Subhan menjelaskan bahwa dengan penginputan data pada aplikasi SIMANIS maka riwayat penerima bantuan dapat diketahui darimana saja bantuan tersebut didapatkan dan apabila terjadi pendobelan maka mereka akan melakukan evaluasi.

“Dengan sub data ini kita masukan satu NIK seseorang yang tunggal tadi kita bisa mengetahui dia dapat bantuan darimana saja. Kalau bantuan dengan jenis yang sama berarti kami harus lakukan evaluasi orang yang bersangkutan jangan lagi mendapat bantuan apalagi bantuan tersebut tidak ada perubahan dalam kehidupan maupun infrastrukturnya ,” Jelas Subhan

 

Dia menjelaskan bahwa melalui aplikasi SIMANIS, Pengguna dengan mudah mengetahui data statistik tingkat kemiskinan di Kota Tual berdasarkan 14 jenis indikator yang terdapat didalam aplikasi tersebut sehingga memudahkan Pemerintah Daerah dalam perencanaan penganggaran terhadap besarnya bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat miskin.

 

“Kemudian dasar juga dalam perencanaan penganggaran dengan data ini kita bisa tahu siapa saja yang tergolong orang miskin berdasarkan pekerjaan mereka yakni Nelayan,Petani,Pengangguran dll sehingga Pemerintah bisa membuat perencanaan penganggaran untuk pembangunan kedepan dengan tujuan akhir menurunkan tingkat kemiskinan dan mensejahterkan masyarakat,” lanjutnya.

 

Harapanya untuk aplikasi ini kedapan agar ada pembaharuan dengan penambahan 40 lebih jenis indikator dan terintegrasi dengan data Dukcapil sehingga penginputan data lebih akurat namun untuk hal tersebut membutuhkan izin dari Dirjen Dukcapil dan Dinas Sosial.

 

“Karena aplikasi ini masih menangani kemiskinan masih ada ±40 indikator yang belum ditambahkan ini yang perlu dikembangkan kemudian untuk penerima manfaat untuk beberapa SKPD dan Desa belum ada maka direncanakan kedapannya akan ada ditambahkan kemudian sudah disampaikan kepada Developer aplikasi ini agar mengintergrasi data dengan Dukcapil namun harus ada izin dari Dirjen Dukcapil dan Dinas Sosial,” paparnya

 

“Intinya sistem akan terus berkembang susuai kebutuhan daerah dan harus terintegrasi dengan aplikasi daerah lainya untuk menuju satu data Kota Tual sesuai Perpres 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

 

Dia memilih  aplikasi SIMANIS dalam Program Pelatihan Kepemimpinan yang diikutinya karena kemiskinan di Kota Tual berada dirutan ke 4 di Maluku dengan presentase 22,56%  sehingga dengan adanya aplikasi ini dapat mengurangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat.

 

“Karena tingkat kemiskinan Kota Tual nomor 4 di Maluku yakni 22.56% masih tinggi kemudian tujuan dari Skill Develompent Center (SDC) bagaimana mengurangi kemiskinan jadi tujuan Nasional dan Internasional yakni mengurangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat,” jelas Subhan.

Share this page :

Kontak Kami :
Peta :
Statistik :
  • 0
  • 4
  • 34
  • 668
  • 2,165
  • 31,750
  • 11,556
  • 247
  • 32