Portal Resmi Pemerintah Kota Tual

BERITA TERKINI

Pemerintah Kota Tual

Kota Tual
Kamis (23/06/2022), Kepala Dinas Kominfo Mahmud Rahanyamtel bersama Sekretaris Dinas Kominfo Jeny Mandak mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan progres dan target pembangunan desa-desa 3435 non 3T infrastruktur dan layanan seluler teknologi 4G tahun 2022 di wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua secara daring, di Ruang Rapat Diskominfo , Kota Tual. (Foto: Diskominfo)

Tualkota.go.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan progres dan target pembangunan desa-desa 3435 non 3T infrastruktur dan layanan seluler teknologi 4G tahun 2022 di wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua yang diselenggarakan secara daring pada hari Kamis (23/6).

Dalam rangka Percepatan Transformasi Digital di Indonesia sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia dan amanat Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 tahun 2020 berserta turunananya yang mengamanatkan adanya fasilitas dan kemudahan dalam penggelaran infrastruktur telekomunikasi. Sehingga perlu kolaborasi antara pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan pemerintah daerah dalam hal percepatan dan kemudahan penggelaran jaringan seluler dengan teknologi 4G di Indonesia.

Kota Tual merupakan salah satu dari 2 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku yang ditetapkan oleh Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian untuk pembangunan 17 titik Base Transceiver Tower (BTS) diantaranya 7 titik di Kecamatan Kur Selatan, 5 titik di Kecamatan Pulau-Pulau Kur dan 5 titik di Kecamatan Tayando Tam.

Data yang disampaikan oleh pihak Telkomsel selaku mitra pembangunan BTS mengatakan bahwa dari 17 titik telah dilakukan pembangunan BTS 4G di dua titik yakni Desa Langgiar dan Yamru sehinga masih tersisa 15 titik.

Dalam sesi tanya jawab, Kepala Dinas Kominfo Mahmud Rahanyamtel didampingi Sekdis Kominfo Jeny Mandak dalam rapat tersebut mengajukan beberapa pertanyaan perihal kendala dan target penyelesaian pembangunan BTS di 15 titik yang tetapkan.

Pihak Telkomsel memaparkan bahwa ada 9 titik di Desa Non 3T yang terkendala transmisi yaitu Desa Tubyal, Tiflen, Sermaf, Rumoin, Lokwirin, Kanara, Kaimear, Warkar, dan Finualen. Maka diharapkan kerjasama Telkomsel dan Dinas Kominfo Kota Tual dalam mencari solusi dalam menyelesaikan Kendala yang dihadapi.

Dalam menjawab pertanyaan terkait target penyelesaian pembangunan BTS, Koordinator Jaringan Telekomunikasi Kemenkominfo Aditya Iskandar mengatakan bahwa diakhir tahun 2022 semua proses pembangunan BTS di Wilayah non 3T harus sudah terselesaikan sesuai target sebagaimana yang telah disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI  Johnny G.Plate.

“Kami targetkan pada akhir 2022 semua proses pembangunan BTS 4G untuk wilayah Non 3T harus selesai sesuai target yang di tetapkan oleh pak Menteri,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut Aditya Iskandar mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kominfo Kota Tual agar membantu pihak Telkomsel dalam mempermudah semua urusan terkait pembangunan BTS di Wilayah Non 3T.

“Kami mohon dukungan bilamana dibutuhkan peran dari Pemerintah Daerah mohon dibantu teman-teman dari Telkomsel agar diperlancat pembangunannya,” tandasnya.

Diakhir sesi tanya jawab Kepala Dinas Kominfo Kota Tual menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah siap membantu perihal lahan dan perizinan pembangunan BTS.

“Soal lahan dan perizinan pembangunan BTS, Pemerintah Daerah siap membantu,” Ucapnya.

Foto: Diskominfo

Share this page :

Kontak Kami :
Peta :
Statistik :
  • 1
  • 22
  • 25
  • 456
  • 1,604
  • 39,665
  • 22,123
  • 465
  • 57