PEMERINTAH KOTA TUAL GELAR PASAR MURAH TERPADU DI 3 LOKASI

Tual – 20 Mei 2020 Pemerintah Daerah Kota Tual dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H menggelar Pasar Murah Terpadu. Pasar murah ini digelar di 3 titik lokasi pasar baru yakni Pasar UN (Belakang SPBU Kota Tual), Pasar Fiditan dan Pasar Ngadi. Walikota Tual, Adam Rahayaan S.Ag., M.Si didampingi oleh Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, S.E menghadiri pasar murah di lokasi Pasar Un (Belakang SPBU). Dalam kesempatan itu pula Walikota Tual memberikan arahan sekaligus sambutan bagi pengunjung pasar murah. “Kami sengaja menggelar pasar murah di lokasi ini karena sebagai sarana sosialisasi pasar baru di masyarakat”. “Jadi bagi warga masyarakat, kami tidak bosan-bosan disetiap kesempatan menganjurkan kepada warga masyarakat yang berminat dan punya hasrat untuk memperbaiki ekonomi keluarga kiranya pasar ini segera kita berusaha untuk menghidupakan. Karena ini aset yang sangat besar”.

“Kita juga berdoa dan terus berdoa dengan khusuk dan tawadu’, semoga Tuhan mendengar dan menjawab doa kita agar virus ini cepat berlalu, cepat beranjak dari kita semua”, lanjut beliau. “Kemudian soal keamanan, sejak tadi malam di Desa Tayando dan Tam karena pro dan kontra soal keberadaan Kapal Andong. Di Tam sekarang lagi tegang, ada pihak dan kelompok yang menerima ada juga kelompok yang keberatan. Dan nanti setelah adri sini, Kita cek Camat disana informasi apakah sudah kondusif atau belum. Maka segera kita ambil sikap dan kita berada disana menenagkan masyarakat, menjelaskan tentang sikap Pemerintah Daerah”.

“Berikut juga pada kesempatan ini, tolong sampaikan kepada adik-adik saya, adik-adik mahasiswa, yang karena kondisi pandemik ini terpaksa pulang ke sini, yang suka malam hari larut bermain di dunia medsos, Kebijakan Pemerintah Daerah yang memutuskan Pembatasan wilayah Pelabuhan adalah semata-mata melindungi kita semua. Bukan untuk Adam Rahayaan atau Usman Tamnge atau Bapak-Bapak yang ada disini, yang tadinya kita beri kelonggaran adalah Kapal barang dan kapal Kontainer, dalam kenyataannya kapal perintis atau kapal barang ada penumpang-penumpang siluman yang masuk, yang datang dari daerah zona merah”. “Saya katakan pada kesempatan kali ini, Kapal Perintis tidak dibenarkan ada disini, kecuali kapal kontainer”, tegas beliau.

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah menyampaikan Selamat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi. Semoga amal ibadah kita selama 1 tahun dan puncaknya di Hari Idul Fitri nanti kita kembali menjadi suci bersih dan tolong kita jaga kebersihan atau kefitrahan itu, jangan sampai ternodai kembali. Itu saja, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”, akhir beliau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *