WALIKOTA TUAL SAMPAIKAN SAMBUTAN PRESIDEN DI HARI BAKTI PUPR KE-74

Tual – 7 Desember 2019 Walikota Tual melanjutkan agendanya. Setelah jalan santai (Baca: Jalan Santai Hari Bakti PUPR Ke-74) dari Kantor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menuju Kantor Kecamatan Dullah Selatan, beliau mengikuti agenda lanjutan yg merupakan acara puncak dari Hari Bakti PUPR. Selanjutnya Walikota Tual membacakan sambutan Presiden pada Hari Bakti Pekerjaan Umum Ke-74.

Berikut sambutan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bakti PU Ke-74:

Bismillahirahmanirahim,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Sejahtera Bagi Kita Semua,

Om Swastyastu,

Namo Buddhaya,

Salam Kebajikan,

Yang Saya Hormati:

  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR);
  • Wakil Menteri PUPR;
  • Ketua Komisi V DPR RI;
  • Para Gubernur dan Walikota di seluruh Indonesia;
  • Para senior Kementerian PUPR;
  • Segenap pejabat, pegawai dan keluarga besar Dinas PUPR Kota Tual;
  • Seluruh insan PUPR pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD);
  • Para mitra kerja Kementerian PUPR;
  • Hadirin dan undangan yang berbahagia.

Pertama-tama saya mengucapkan selamat Hari Bakti Pekerjaan Umum Ke-74 kepada seluruh insan dan keluarga besar PUPR. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kinerja dan kerja keras seluruh pihak, mulai dari jajaran kementerian PUPR, Pemerintah Daerah, BUMN dan mitra swasta baik yang bergerak di bidang konstruksi maupun di bidang pembiayaan, untuk mencapai target pembangunanyang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Lima tahun terakhir ini kita telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran seperti jalan tol, bandara, pelabuhan untk mendukung tol laut, pembangkit tenaga listrik dan bendungan. Infrastruktur dasar pedesaan juga terus kita bangun seperti saluran air bersih, jalan-jalan desa, perbaikan saluran irigasi dan embung, yang tidak dilakukan hanya di Pulau Jawa saja tetapi ke seluruh wilayah indonesia terutama ke wilayah Indonesia Bagian Timur, wilayah pedalaman, kawasan terisolir dan daerah perbatasan. Hal ini kita lakukan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi,tetapi sekaligus untuk mewujudkan rasa keadian masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa kita.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Pembangunan Infrastruktur harus memiliki dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Seluruh jajaran pemerintah dan mitra yang terlibat harus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur fokus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menaikkan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita menghubungkan infrastruktur-infrastruktur yang tersedia dengan sentra-sentra produksi, menghubungkan objek wisata dengan sentra-sentra pemasaran. Jalan tol harus tersambung dengan kawasan industri. Pelabuhan harus terhubung dengan kawasan logistik dan distribusi. Bandara harus terhubung dengan kawasan perdagangan dan jasa, serta infrastruktur lainnya harus tersambung dengan sentra dan kawasan ekonomi.

Pengembangan konektivitas infrastruktur ini harus dilanjutkan. Konektivitas tidak akan terwujud tanpa ada sinergi dalam pemerinahan. Saya minta seluruh jajaran pemerintah untuk bersinergi, mulai dari pusat sampai daerah untuk duduk bersama-sama menyepakati mana tanggungjawab pemerintah pusat, mana tanggungjawab pemerintah kabupaten dan kota.

Sinergi pemerintahan juga akan berpengaruh besar dalam kesuksesan agenda pembangunan berikutnya. Selama lima tahun ke depan kita akan melanjutkan 60 bendungan, 1000 embung, 500.000 hektar jaringan irigasi baru, 2.500 km jalan tol dan 60.000 k jalan baru. Kita juga akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum layak menjadi 90% serta akses sanitasi dan persampahan menjadi 80%. Kita pun akan melanjutkan Program Sejuta Rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, kita akan mewujudkan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur dengan konsep Smart Metropolis.

Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur 5 destinasi wisata prioritas yang kita tergetkan selesai pada akhit tahun 2020 yakni Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara, Kawasan Borobudur di Jawa Tengah, Kawasan Mandalika di NTB, Kawasan Labuan Bajo di NTT dan Kawasan Manado – Likupang di Sulawesi Utara. Seluruh agenda pembangunan ini, sekali lagi, harus berdampak pada kenaikan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Pembangunan teknologi saat ini sangat penting dalam setiap bidang pekerjaan termasuk dalam bidang pembangunan infrastruktur. Saya minta pembangunan infrastruktur kita harus didukung oleh teknologi dan riset yang aplikatif sehingga akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

Meskipun teknologi mutlak digunakan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi seyogjanya penggunaan teknologi tersebut membuka peluang lapangan pekerjaan mulai dari proses perencanaan pembangunan sampai pada tahap pemanfaatan infrastruktur tersebut.

Pembangunan infrastruktur yang berkualitas juga harus didukung dengan pembiayaan yang memadai. Tidak mungkin pembangunan di negara kita ini hanya dilakukan oleh pemerintah dan bersumber dari APBN saja. Kreativitas menjadi kunci pembiayaan pembangunan infrastruktur ke depan. Oleh karena itu, saya minta lembaga-lembaga pembiayaan dan mitra swasta untuk tetap ikut secara serius menyukseskan agenda bangsa ini.

Mengakhiri sambutan ini, saya minta kepada segenap insan PUPR untuk meneladani semangat pantang menyerah, keberanian dan pengorbanan sebagaimana diperlihatkan oleh Tujuh Pahlawan Sapta Taruna yang gugur di Gedung Sate, Bandung pada 3 Desember 1945 akan selalu menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi setiap insan PUPR dalam menjalankan tugas.

Mari kita bersama-sama bekerja untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan rahmat dan hidayah-Nya bagi kita semua dalam menjalankan amanah pembangunan dengan penuh tanggung jawab. DIRGAHAYU PUPR Ke-74.

Terima Kasih,

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Om Shanti Shanti Shanti Om,

Namo Buddhaya.

Jakarta, 3 Desember 2019

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

TTD

JOKO WIDODO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *