Musrenbang RKPD Kota Tual Tahun 2019

Musyawarah Rencana Pembangunan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan pada setiap daerah, dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.  Musrenbang telah diatur dalam undang-undang no. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan diatur oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk tingkat nasional dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah/Bappeda untuk tingkat daerah, tahapan-tahapannya pun telah diatur secara bertahap.

Kota Tual, seperti daerah-daerah lain di Indonesia yang melaksanakan Musrenbang ini meski tidak secara serempak tetapi pada hari Kamis, 29 Maret 2018 bertempat di Gedung Pertemuan Pendopo Yarler Tual, diadakan Musrenbang RKPD Kota Tual Tahun 2019 dengan tema “Pemantapan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas Dalam Rangka Mempercepat Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran Secara Berkelanjutan.”

Musrenbang RKPD Kota Tual Tahun 2019 ini merupakan forum musyawarah pemangku kepentingan ditingkat provinsi untuk melakukan koordinasi perencanaan pembangunan antara Kota Tual  dan pemangku kepentingan yang secara khusus membahas konsep Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Tual Tahun 2019 berdasarkan aspirasi daerah serta berdasarkan hasil forum  SKPD dan Musrenbang Kecamatan.

Adapaun yang berpartisipasi pada musrenbang kali adalah Sri Purwaningsih, SH.,MAP (Direktur Sinkronasi Urusan Pemerintah Daerah II Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI), Kepala Bappeda Provinsi Maluku yang diwakili oleh Ilham Tauda, SE.,M.Si (Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Provinsi Maluku), Staf Ahli Walikota Tual, Para Asisten Setda Kota Tual, Pimpinan OPD/SKPD Lingkup Pemerintah Kota Tual, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tual, Para Raja, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta sekota Tual, Para Kepala Sekolah, Para Camat, Kepala Desa dan Lurah setempat.

Narasumber dari KEMENDAGRI memberikan materi khusus pada peraturan-peraturan, alur kerja musrenbang serta dokumen-dokumen penting lainnya yang harus diperhatikan dalam rangka penyusunan rencana pembangunan daerah agar dapat bersinergi dengan arah pembangunan nasional dan provinsi. Sedangkan narasumber dari Provinsi Maluku membahas tentang Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Provinsi Maluku Tahun 2019 meliputi Indikator Makro Pembangunan Provinsi Maluku, Permasalahan Daerah, Prioritas Daerah Provinsi Maluku Tahun 2019, serta Program dan Kegiatan Prioritas Daerah Tahun 2019. Kepala Bappeda Kota Tual Drs. Muuti Matdoan, M.Si pun menyampaikan materi tentang Arah Kebijakan Pembangunan Kota Tual Tahun 2019, hal-hal seperti IPM, angkatan kerja, pengangguran, kemiskinan, angka partisipasi pendidikan dan lain-lain pun disampaikan didalam forum tersebut.

Forum musrenbang kali menjadi menarik pada saat audiens diberi kesempatan untuk menyampaikan sara, kritik, dan pertanyaan kepada Pemerintah, dari perwakilan tokoh agama menyampaikan “pembangunan infrastruktur seperti pasar-pasar yang dibangun pada hampir setiap kecamatan di Kota Tual sangat mubazir karena hingga kini tidak ditempati” tegas bapak Hi. Ahmad Kabalmay (Ketua MUI Kota Tual). Tokoh masyarakat menyampaikan tentang isu lumbung ikan nasional di Maluku agar direalisasi agar masyarakat Kota Tual dapat menikmati hasil dari lumbung ikan nasional tersebut. Pikiran-pikiran lain pun disampaikan oleh perwakilan-perwakilan dari pemangku kepentingan lain di daerah ini dan pada akhirnya kemudian ditandatangani hasil musrenbang secara bersama-sama oleh perwakilan pemerintah dan elemen-elemen masyarakat dan para stake holder di Kota Tual.

Kegiatan yang dilangsungkan dari pukul 09.00 wit dan berakhir 16.00 wit ini berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Besar harapan baik dari Pemerintah Kota Tual, stake holder, dan elemen masyarakat Kota Tual kiranya pada tahun 2019 nanti Kota Tual semakin berkembang sesuai dengan perencanaan yang disepakati bersama ini sehingga masyarakat bisa hidup lebih baik dari hari ini.[HT]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *