Kota Tual Rawan Konflik Pilkada

Tual, Tribun-Maluku.com : Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan sesuai dengan data yang diperoleh dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah, Kota Tual dinyatakan sebagai kota yang rawan konflik.

“Sesuai data yang diperoleh dari Bawaslu dan Polri , Kota Tual sebagai wilayah pilkada rawan konflik pertama di Indonesia. itu artinya butuh kehati-hatian yang matang,” kata Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan, saat kunjungan kerja di KPU Kota Tual, Selasa (30/1).

Kunjungan Kerja Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) didampingi Kapolres Maluku Tenggara AKBP.Indra Fadllah, dalam rangka kesiapan Polres Maluku tenggara, KPU Kota Tual dan Panwaslu dalam rangka menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku serta Walikota dan Wakil Walikota Tual tahun 2018.

“Kami hanya melihat bahwa KPU salah satu obyek yang diamankan polres dan kami juga melihat kesiapan obyek yang diamankan itu sendiri, keamanan aspek KPU sudah baik dan juga melihat kesiapan polres Malra,” ucapnya.

Dia menilai, kesiapan KPU Kota Tual dalam menghadapi Pemilihan serentak sudah baik, namun mengalami kesulitan transportasi laut agar menjangkau tiga kecamatan yakni Kecamatan Tayando Tam, Pulau-pulau Kur dan Kecamatan Kur Selatan.

Dirinya berharap, Koordinasi antara KPU, Panwaslu,TNI dan Polri dengan baik agar mengantisipasi terjadinya konflik dalam pemilihan tersebut.

” Harapan yang mendasar adalah bagaimana KPU membangun sinergi antara panitia pelaksana yakni Polres, KPU, Panwaslu dan TNI,” tandasnya.

Ketua KPU Kota Tual, saat menerima kunjungan Kompolnas

Ketua KPU Kota Tual, Ibrahim Faqih didampingi komisioner lainnya, saat menerima kunjungan dari Kompolnas tersebut, menjelaskan kesiapan KPU dalam menghadapi pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Tual.

Menurut Faqih, hingga saat ini KPU Kota Tual sudah siap dalam pelaksanaan pemilihan nanti.

“Kami sudah siap untuk pelaksanaan pilkada nanti, namun mengalami kendala transportasi laut untuk menjangkau 3 kecamatan yang ada karena kondisi cuaca,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *