9 Manifesto Walikota Tual Tentang Ekonomi Kerakyatan

24 Februari 2015 - 15:24:29 WIT | Oleh : | dibaca : 546 x | Kategori : Program Pemerintah

Walikota Tual, Drs. H. M.M. TAMHER, MM

Tualkota.go.id -- Sejak dicanangkan GEMAR pada Awal Maret 2014, maka sebagai Implementasi dari Konsep GEMAR, Walikota Tual, Drs. Hi. M.M. TAMHER, MM, M.Si menyampaikan Pernyataan Kebijakan Pemerintah Kota Tual melalui 9 (Sembilan) Manifesto, sebagai berikut :

  1. Pembangunan Kota Tual harus mengacu pada visi mewujudkan masyarakat MAREN (Mandiri, Aman, Religius, Ekonomi Kerakyatan, dan Nasionalis). Pada hakekatnya, pembangunana Kota Tual kedepan adalah mandirikan masyarakat Kota Tual yang aman, religius dan nasionalis dengan roda penggeraknya adalah Ekonomi Rakyat, dengan bahasa yang lebih sederhana adalah mensejahterakan dan membahagiakan Rakyat Kota Tual. Rakyat akan menjadi pelaku utama pembangunan dan sekaligus menjadi pihak yang memperoleh manfaat terbesar dari proses pembangunan kota yang kita lakukan bersama.
  2. Tujuan pembangunan Kota Tual harus menjadikan Tual sebagai kota yang menyenangkan dan mensejahterakan warganya, dengan cara membangun jiwa, raga, usaha dan lingkungan masyarakat Kota Tual, sebagaimana lagu Indonesia Raya: bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya.
  3. Prinsip Pembangunan yang kita lakukan akan memprioritaskan pada upaya peningkatan kompetensi dan kapasitas masyarakat, baru selanjutnya mengembangkan usaha dan kelembagaan masyarakat, serta prasarana untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, secara berkelanjutan. Prasarana yang ada di Kota Tual dinilai telah memadai, dan akan terus berkembang dan diperluas, serta ditingkatkan kualitasnya untuk kenyamanan dan produktivitas dari masyarakat Tual. Namun, Kedepan kita akan menfokuskan pada pembangunan kualitas SDM Kota Tual agar mampu menjadi motor pembangunan daerah. Kita bangun kapasitas masyarakat untuk berusaha dan secara simultan kita bangun usaha masyarakat melalaui kelompok – kelompok usaha bersama termasuk koperasi. Hal ini untuk menghindari fenomena di daerah lain, dimana ekonominya kelihatan maju, tapi masyarakatnya hanya sebagai penonton, kita berharap kalau Kota Tual maju maka masyarakat harus sejatera. Kita ingin ekonomi rakyat yang terdiri dari usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan koperasi di Kota Tual dapat maju bersama dan mensejahterakan masyarakat Tual, serta mampu bermitra dengan usaha besar secara sejajar, dengan cara aliansi strategis secara berimbang. inilah yang disebut ekonomi kerakyatan, atau demokratis ekonomi dalam perspektif Indonesia, khususnya Kota Tual. Jadi Tual tidak anti usaha besar, tapi kita akan membuka pintu secara luas untuk pengusaha besar, tapi kita akan membuka pintu secara luas untuk pengusaha besar berinvestasi secara luas di kota Tual, jika ekonomi masyarakat kota Tual pada sektor tersebut dinilai telah siap dan mampu menjadi mitra yang sejajar. untuk itu, mari kita bersama-sama membangun ekonomi rakyat Tual terlebih dahulu.
  4. Gerakan ekonomi masyarakat MAREN atau disingkat GEMAR merupakan gerakan untuk membangun masyarakat Kota Tual, dan menjadi wahana memajukan ekonomi masyarakat, mengurangi tingkat kemiskinan, dan sangat mungkin menghilangkan pengangguran terbuka. Saya berharap dalam 3-4 tahun ke depan tidak ada satu orang pun di Kota Tual yang menjadi pengangguran terbuka, dan jika ada yang tidak bekerja karena itu pilihan hidupnya (misanya ingin menikmati pensiun), bukan karena tidak ada lapangan kerja. Kita diciptakan lapangan kerja untuk seluruh masyarakat kota Tu al melalui pengembangan ekonomi rakyat dan pemberdayaan KUMKM, serta kita tingkatkan kompetensi masyarakat kota Tual secara berkelanjutan agar mampu berwirausaha secara mandiri atau berkelompok, atau dilatih agar dapat diserap oleh dunia kerja. Untuk itu, kita perlu membenahi kualitas pendidikan dan kualitas hidup masyarakat kota Tual, saya mengajak seluruh kepala SKPD dan seluruh aparatur pemerintah kota Tual, serta seluruh pemangku kepentingan secara bersama sama untuk mendukung pelaksanaan gerakan ekonomi masyarakat Maren.
  5. Kita memulai gerakan ekonomi masyarakat MAREN dengan meningkatkan kapasitas SDM dan meng-inkubasi kewirausahaan masyarakat dengan membentuk kelompok – kelompok usaha yang dibina dan didampingi oleh SKPD dan SKPD akan ditugaskan untuk mendampingi satu desa /kelurahan secara intensif dan berkelanjutan, serta bertanggung jawab untuk mengembangkan ekonomi rakyat di desa tersebut, sampai usaha masyarakat dapat maju dan mandiri atau layak mengakses berbagai program pemerintah propinsi atau pemerintah pusat. kedepannya kita berharap KUMKM Kota Tual dapat dengan mudah mengakses berbagai program pemerintah pusat atau CSR dunia, karena telah siap. Untuk, SKPD diharapkan memprioritaskan program dan anggarannya untuk menggerakan ekonomi rakyat pada desa yang dibina.
  6. Saya berharap tidak ada SKPD yang berdalih tidak ada anggarannya pada tahun ini, karena yang harus dilakukan hanya memfokuskan priotas kerjanya, misalnya dengan mengirimkan 1 atau 2 orang UMKM di desa binaan untuk mengikuti pelatihan dan magang kerja di tempat terbaik. kalau pengusaha cor aluminium kita kirim belajar ke CEPER di Klaten. Kalau wilayahnya memiliki banyak pohon kelapa, kita kirim ke Padang Pariaman atau Tasik malaya untuk belajar mengembangkan kerajian dari kelapa, kalau desa binaanya berpotensi untuk mengembangkan peternakan, maka dapat kita kirim belajar ke Sukabumi selama 1-2 bulan untuk belajar peternakan sampai bisa sehingga setelah kembali ke Tual dapat langsung membuka peternakan dengan memanfaatkan modal dari program P2MM, serta mampu menjadi contoh dan kader pengembang ekonomi rakyat di kota Tual. Jika program ini terus dijalankan, maka lama kelamaan produk yang baik dapat dihasilkan di kota Tual, karena kita kirim UMKM kota Tual untuk belajar dari produsen yang terbaik di Indonesia.
  7. Pada tahapan berikutnya kita kembangkan koperasi simpan pinjam dan LKM yang sehat agar mampu meningkatkan akses pembiayaan usaha masyarakat secara muda dengan biaya bunga yang rendah. kedepan setiap UMKM di kota Tual cukup menunjukkan kartu peserta GEMAR, maka akan dengan mudah dapat mengakses pinjaman usaha dengan bunga rendah misalnya 1-3% per bulan, Pemerintah Kota Tual akan mengembangkan pasar keuangan mikro yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kota Tual yang disertai program pinjaman kredit bagi UKMK di kota Tual, sehingga sangat mungkin kita menjadi percontohan bagi Bank Indonesia dan OJK dalam rangka pengembangan FIN_Paspor di Indonesia.
  8. Agar pelaksanaan gerakan ekonomi masyarakat MAREN berjalan secara sistematis dan terencana maka pada tahapan awal ini akan dilakukan pendataan dan pemetaan potensi desa dan potensi ekonomi rumah tangga di kota Tual. saya berharap SKPD dapat berperan aktif untuk melakukan kegiatan pendataan dan pemetaan potensi di desa /kelurahan yang akan dibina .pendataan yang dilakukan ini akan menjadikan kota Tual sebagai percontohan yang memiliki basis data rumah tangga warganya secara lengkap atau disebut „by name, by addres, by product, by SWOT‟
  9. Dengan mengucapakan Bismillahhirahmanirrahiim, maka GEMAR atau Gerakan ekonomi Masyarakat MAREN secara resmi kita mulai dan seluruh SKPD diharapkan dapat berperan aktif.

Berita Lainnya :