Tual Kota Maren

24 Februari 2015 - 15:15:15 WIT | Oleh : Admin | dibaca : 2202 x | Kategori : Artikel

Aziz Fidmatan, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Tual

tualkota.go.id--Sebuah namayang mudah dilihat dan dibaca saat kita mengendarai kendaraan bermotor dari arah jembatan Usdek memasuki wilayah KOTA TUAL. Cukup jelas dipersimpangan Wearhir tertulis dengan huruf balok warna putih, Tual Kota MAREN dan di samping kirinya terdapat logo Pemerintah Kota Tual dan disebelahnya tertulis LARVUL NGABAL. Kini MAREN Telah di jadikan landmark dan visi misi Pemerintah Kota Tual. apa arti sesungguhnya bagi para Pembaca ?. Ada dua hal yang dapat di maknai dari MAREN. Pertama ; jika di jadikan akronim, maka M, memiliki arti Mandiri A, Aman R, Religius, E Ekonomi Kerakyatan dan N Nasionalis. Dengan akronim tersebut, Walikota dan Wakil WaliKota Tual periode 2013—2018 menetapkan visi dan misinya. Melalui visi ini diharapkan dapat meraih cita-cita dimaksud yakni mewujudkan Kota Tual yang berkeadilan dan memperoleh kesejahteraan lahir batin. Kedua kata MAREN sendiri berasal dari bahasa Kei. Orang Kei atau suku Kei memiliki bahasa dan budaya tersendiri, sedikit berbeda dengan Suku lain. Kata MAREN dalam bahasa Kei diartikan sebagai bentuk kegiatan atau aktifitas yang di lakukan secara bersama–sama tanpa ada unsur paksaan namun dilakukan secara suka rela atau yang lebih dikenal dengan istilah GOTONG ROYONG. Dalam berbagai kesempatan, WaliKota Tual Drs. H. M.M. Tamher, MM, M,Si, yang merupakan putra asli Kei pertama dalam memimpin daerah ini selama dua periode, menekankan agar jiwa kegotong royongan dalam membangun Kota Tual selalu di kedepankan. Sebab Sifat kegotong royongan atau kerja sama adalah merupakan peninggalan para leluhur orang kei sejak dahulu kala. Banyak manfaat positif diperoleh apabila dalam berbagai aktivitas termasuk kegiatan pembangunan dan pemerintahan didasari atas semangat gotong royong atau MAREN. Kiranya falsafah hidup MAREN menjadi motivasi bagi semua anak negeri dalam membangun Kota Tual mulai dari Pulau Kaimear, P. Kur, P. Mangur, P. Fadol, P. Tayando, P. Tam, P. Ut, dan P. Dullah agar kedepan , Insya Allah yang lebih baik, maju dan bermartabat.

Berita Lainnya :