Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Watdek

24 Februari 2015 - 15:08:20 WIT | Oleh : | dibaca : 670 x | Kategori : Kegiatan Pemerintahan

Untuk Pertama kali dalam sejarah masyarakat di kepulauan Kei, Pengibaran bendera merah putih dilangsungkan dibawah laut berloakasi di Pantai Watdek yang berbatasan langsung antara Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Sekelompok regu penyelam dari kesatuan TNI/Polri yang tergabung dalam tim Ekspedisi NKRI koridor Maluku-Maluku Utara sub korwil II, dengan menggunakan peralatan penyelam dikawal 3 buah speedboat milik TNI-Al, TNI-AU dan Pol Air Polres Maluku Tenggara untuk pertama kali telah berhasil mengibarkan bendera merah putih di bawah laut, Watdek, Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebelum pengibaran bendera di bawah laut, dilakukan upacara di taman Watdek yang berhadapan langsung dengan pantai Watdek. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, M.Si dihadiri unsur forum pimpinan musyawarah daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, unsur pimpinan TNI/Polri, Wakil Bupati Maluku Tenggara, Drs. Yunus Serang, M.si, Ketua DPRD Kota Tual, R.M Waremra, S.AP serta unsur pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Maluku Tenggara dan Pemkot Tual.

Karena baru pertama kali digelar, peristiwa itupun tak luput dari perhatian warga Kota Tual maupun Maluku Tenggara yang melintas di kawasan taman Watdek untuk menyaksikan peristiwa bersejarah tersebut. Usai memimpin Upacara, Wakil Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, M.Si menuturkan peringatan hari kebangkitan Nasional 2014 mengingatkan kembali bangsa Indonesia teristimewa masyarakat di kedua

wilayah bertetangga itu membangun kesadaran hidup berbangsa dan bernegara.

“Melalui peringatan hari kebangkitan Nasional, kita kembali disemangati dan digairahkan untuk membangun kesadaran hidup berbangsa dan bernegara,” ungkap Wakil Walikota Tual usai memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional senin (20/5) sekitar pukul 09.00 WIT.

Ditanya menyangkut kesan atas pengibaran bendera di bawah laut itu, Wakil Walikota Tual dua periode itu menilai kegiatan seperti itu harus mendapatkan respon pemerintah daerah dengan mengusulkan agar menjadi agenda tahunan yang nantinya kegiatan dibiayai melalui APBD Kota Tual maupun APBD Kabupaten Maluku Tenggara. ”Saya kira nantinya upacara bendera seperti ini termasuk peringatan hari besar nasional lain misalnya hari kemerdekaan RI, hari pendidikan, hari kesehatan semuanya dibuat dalam agenda tahun yang nantinya dikemas dalam upacara dan kegiatan yang dapat memberikan makna sekaligus menghibur masyarakat,” tutupnya.

Berita Lainnya :